Cara Optimasi Blog WordPress dengan WP Super Cache

By | 09/01/2013

Setelah kita mengetahui performance blog kita (silakan lihat cara mengetahaui performance suatu blog), maka tugas kita selanjutnya adalah memperbaikinya dan meningkatkan performance-nya sesuai dengan arahan dari si pemberi saran tersebut (dalam kasus ini adalah gtmetrix.com mengenai Pagespeed dan Yslow).
Salah satu permasalahan yang paling banyak dijumpai adalah masalah Caching, yaitu melakukan loading semua isi halaman setiap kali pengunjung blog kita re-fresh halaman maupun menuju ke halaman lain yang masih di dalam satu blog. Aktifitas loading halaman ini akan sangat memberatkan server dan juga memperlambat loading halaman blog kita. Untuk mempercepatnya, kita dapat menggunakan Cache yang artinya isi-isi halaman yang statik (tidak selalu berubah) dapat disimpan dalam komputer pengunjung blog kita sehingga untuk kunjungan selanjutnya sudah tidak perlu mengambil (loading) dari server hosting kita. Hal ini dapat mempercepat loading halaman dan juga dapat menghemat bandwidth di server kita. Apalagi bagi kita yang memakai hosting yang budget pas-pasan.

Setelah kita mengetahui salah satu penyebab loading page kita lambat, maka sekarang kita harus memulai untuk memperbaikinya. Cara yang saya sharing disini adalah dengan menggunakan Plugins WordPress WP Super Cache. Cara ini hanya berlaku untuk blog yang memakai platform WordPress.
Plugins WP Super Cache juga dapat mendongkrak nilai di Pagespeed khususnya pada kategori “Leverage Browsing Cache”.

Berikut ini langkah-langkahnya :
Install Plugins WP Super Cache

  1. Masuk ke Dashboard WordPress anda.
  2. Klik [Plugins]
  3. Klik [Add New]
  4. Klik “WP Super Cache” di Kotak Search.
  5. Klik [Search Plugins]
  6. Klik [Install Now] 

7. Setelah berhasil Install WP Super Cache, klik [Activate]
8. Akan muncul pesan seperti dibawah ini :

plugins wp super cache

9. Masih di Menu Plugins, cari WP Super Cache and klik [setting]

setting plugins wordpress super cache

Kita perlu melakukan setting terhadap WP Super Cache :

1.Klik Tab [Advanced]
2. Centang “Cache hits to this website for quick access. (Recommended)”
3. Centang “Use mod_rewrite to serve cache files. (Recommended)”
4. Centang “Compress pages so they’re served more quickly to visitors. (Recommended)”
5. Centang “Don’t cache pages for known users. (Recommended)”
6. Centang “Cache rebuild. Serve a supercache file to anonymous users while a new file is being generated. (Recommended)”
7. Centang “Extra homepage checks. (Very occasionally stops homepage caching) (Recommended)”
8. Klik [Update Status]

melakukan setting wp super cache

9. Klik [Update Mod_Rewrite Rules >>]
    Catatan: Sebelum kita harus setting permission (ijin akses) .htcaccess ke 775
10. Di Expiry & Garbage collection, setting Cache timeout menjadi [3600]
11. Klik [Change Expiration]

expiry time wp super cache

12. Turun kebawah halaman lagi untuk mencari Reject User Agents
13, Klik [Save UA Strings]

save ua strings

Sekian Cara Install dan setting WP Super Cache untuk memperbaiki dan mempercepat blog kita.

Semoga bermanfaat ……

Selamat mencoba……..

33 thoughts on “Cara Optimasi Blog WordPress dengan WP Super Cache

  1. Jefry

    dulu saya pernah memasng plugin ini namun karena memakan banyak database dan hostingan saya pun minim akhienya saya delete, sebetulnya bagus sekali agar akses blog bisa lebih cepat..
    nice share

    Reply
  2. Linazz

    Aku dah coba pasang plugin ini diblog aku, namun entah kenapa tempat aku hosting selalu menolak plugin yang satu ini. Aku kurang tau apakah plugin ini membertakan server?

    Reply
  3. theahmad

    makasih infonya gan… dicoba sebelum dan sesudah setting hasilnya wusss…
    Berasa bedanya… Lebih kenceng gan…

    mantep gan….

    Reply
  4. Dhony

    Eh.. setelah nerapin settingan dari EntE blog ane normal kembali gan.
    Trims banyak. Wp super cache sekarang settingannya rada ribet.

    Reply
  5. Erina

    Akhirnya ketemu juga cara setting WP Super Cache nyang lengkap. Kemaren pake WP Total Cache tapi settingnya njelimet. jadi pake Super Cache aja.
    Terima kasih untuk sharingnya.
    Salam kenal

    Reply
  6. Riskaf

    Ini masih sama mending pake W3 Total Cache
    bisa juga menkompres file2 nya dengan plug in yang lain ..
    seperti WordPress Gzip Compression

    Reply
  7. Jane

    Lumayan, makasih mas. berkat plugin itu webku jadi agak mendingan 🙂

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *